SIDOMULYO, WAY PANJI — Madrasah bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan karakter, mengasah kreativitas, dan merawat warisan budaya bangsa. Semangat inilah yang tercermin dari MIS Washilatul Huda, salah satu lembaga pendidikan formal di bawah naungan Pondok Pesantren Washilatul Huda, yang turut memperkenalkan kekayaan seni budaya Lampung melalui penampilan Tari Muli Bekipas dalam acara GEMA IX di Sidomulyo, Way Panji.
Dengan balutan busana tradisional yang memikat dan kipas merah yang menjadi bagian dari penampilan, para siswi menghadirkan pertunjukan yang menggambarkan keindahan seni tari daerah. Penampilan ini menjadi wujud kreativitas sekaligus kesempatan bagi peserta didik untuk menunjukkan bakat, keberanian, dan kecintaan terhadap budaya lokal.
MIS Washilatul Huda memiliki peran penting dalam membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berakhlak mulia, percaya diri, dan peduli terhadap lingkungan sosial serta kebudayaannya.
Sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Washilatul Huda, madrasah ini mengembangkan pendidikan yang memadukan nilai-nilai keislaman dengan pembelajaran umum dan pembinaan karakter. Proses pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berintegritas, kreatif, serta siap menghadapi tantangan zaman.
Keikutsertaan dalam acara GEMA IX melalui Tari Muli Bekipas bukan sekadar penampilan di atas panggung. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran untuk menanamkan kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan rasa percaya diri. Pada saat yang sama, siswa diperkenalkan pada pentingnya menjaga dan menghargai seni budaya daerah sebagai bagian dari identitas bangsa.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup generasi muda, madrasah memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa kemajuan pendidikan berjalan beriringan dengan penguatan akhlak dan pelestarian budaya. Kreativitas seni dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan nilai-nilai tersebut secara menyenangkan dan bermakna.
Melalui kegiatan ini, MIS Washilatul Huda menunjukkan bahwa pendidikan madrasah dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat, membuka ruang bagi potensi peserta didik, serta ikut menjaga keberlanjutan budaya Lampung.
Madrasah hebat bukan hanya melahirkan generasi yang cerdas, tetapi juga generasi yang berakhlak, kreatif, mencintai budayanya, dan siap memberikan kontribusi bagi bangsa.
Penulis: Redaksi Media Santri Kreatif Lampung
